dakwatuna.com – Gaza. Gerakan Perlawanan Islam
(Harakah Muqawamah Islamiyah/Hamas) kembali menekankan bahwa rakyat
Palestina tidak akan pernah merelakan tuntutannya tidak dipenuhi.
Tuntutan itu tetap akan dipegang dan diperjuangkan dengan perlawanan.
Jubir HAMAS Fauzi Barhum |
Juru
bicara Hamas, Fauzi Barhum, mengatakan, “Saat ini tidak mungkin kita
mundur ke belakang. Perlawanan akan tetap berlangsung. Tipu daya dan
keras kepada Israel tidak akan pernah menguntungkannya. Kami tidak akan
pernah merelakan tuntutan kami tidak dipenuhi.”
Hingga saat ini,
perundingan tidak langsung dengan Israel di Kairo sama sekali belum
mencapai kesepakatan. Dalam perundingan itu, Mesir mewakili Israel,
sedangkan delegasi Palestina terdiri dari seluruh gerakan perlawanan dan
pemerintah Tepi Barat.
Sebenarnya, tuntutan yang diajukan rakyat
Palestina tak lain adalah hak-hak biasa dan sederhana sebagai manusia
yang tinggal di sebuah negara. Hak itu antara lain dihentikannya
embargo, dibebaskannya tawanan, diaktifkannya pelabuhan laut dan udara,
dibukanya pintu perbatasan dan akses penghubung antara Gaza dan Tepi
Barat.
Sumber: dakwatuna.com