Postingan

Menampilkan postingan dengan label 1. Hollow Earth

Fenomena Black Hole, Sang Penghisap Alam Semesta

Gambar
Fenomena Black Hole, Sang Penghisap Alam Semesta Selasa, 02 Juni 2015 Bermisteri - Fenomena Black Hole, Sang Penghisap Alam Semesta.   Menelusuri berbagai fenomena antaraksia tidak akan ada habisnya karena dari sekian banyak kejadian-kejadian unik yang ada, menyimpan misteri tersendiri. Terdapat fenomena baru yang terungkap pada abad 20 yaitu fenomena Lubang Hitam atau Black Hole . Black Hole adalah sebuah objek yang memiliki massa yang cukup besar tetapi bervolume kecil/nol yang mengakibatkan gaya gravitasinya menjadi sangat besar, sehingga massa dan cahaya apa pun akan terhisap dan tidak akan mampu lepas dari daya tarik gravitasinya. Lalu, apakah black hole tercipta dengan sendirinya? atau tercipta dari sesuatu hal? Black Hole terbentuk ketika sebuah bintang kehabisan bahan bakar dan hancur ke dalam dirinya sendiri. Dengan catatan, gaya gravitasinya lebih besar dari pada energi atom dan nuklir internalnya, sehingga suatu objek tidak akan cukup kuat ...

Bumi Memasuki Fase Punah, Ini Hewan-hewan yang Terancam

Gambar
Bumi Memasuki Fase Punah, Ini Hewan-hewan yang Terancam MINGGU, 21 JUNI 2015 | 07:04 WIB Lemur Madagaskar. fanpop.com TEMPO.CO  ,  Jakarta : The International Union for Conservation of Nature (IUCN) menyebutkan setidaknya 50 hewan mendekati kepunahan setiap tahunnya. Sekitar 41 persen ampibi dan 25 persen mamalia terancam mengalami kepunahan. IUCN menambahkan 94 persen lemur terancam punah dan hampir seperlima dari semua jenis lemur bisa dibilang berada dalam kondisi kritis punah. Contoh yang paling terlihat adalah habitat di Madagaskar. Begitu wilayah hutan di kawasan itu hancur akibat pembalakan liar, lemur pun menghilang karena diburu. Seperti diberitakan, sebuah studi yang dilakukan tiga perguruan tinggi di Amerika Serikat menyebutkan bumi kini tengah memasuki fase kepunahan baru. Dan hewan bertulang belakang ( vertebrates ), bahkan termasuk manusia, bisa saja menjadi korban yang pertama memasuki kepunahan itu. Dalam laporan, yang st...

Gawat, Tanpa Kiamat September pun Manusia Segera Punah!

Gambar
Gawat, Tanpa Kiamat September pun Manusia Segera Punah! MINGGU, 21 JUNI 2015 | 06:32 WIB Ilustrasi bumi memasuki fase kepunahan baru. bbc.co.uk TEMPO.CO ,  Jakarta  - Sebuah studi yang dilakukan tiga perguruan tinggi di Amerika Serikat menyebutkan bumi kini tengah memasuki fase kepunahan baru. Dan hewan bertulang belakang (vertebrates), bahkan termasuk manusia, bisa saja menjadi korban yang pertama memasuki kepunahan itu. Dalam laporan, yang studinya dipimpin oleh Univesitas Stanford, Princeton, dan Berkeley itu, disebutkan bahwa hewan bertulang belakang menghilang 114 kali lebih cepat dari normal. Penemuan ini juga pernah dilaporkan Duke University tahun lalu. (Baca juga:  Bumi Memasuki Fase Punah, Ini Hewan-hewan yang Terancam ) Salah satu penulis studi baru tersebut mengatakan, “Sekarang ini kita memasuki tahap keenam kepunahan massal,” ujarnya. Kejadian serupa pernah terjadi 65 juta tahun yang lalu, ketika dinosaurus menghilang alias p...

Ancaman Kiamat, Dihantam Asteroid: Diam-diam NASA Beraksi?

Gambar
Ancaman Kiamat, Dihantam Asteroid: Diam-diam NASA Beraksi? KAMIS, 25 JUNI 2015 | 06:52 WIB www.aeronoticias.com.pe TEMPO.CO ,  Jakarta  - Mungkin masih segar dalam ingatan kita saat ilmuwan Profesor Brian Cox pernah  mengatakan bahwa kita tengah menghadapi risiko berhadapan dengan asteroid, tapi kita tidak menganggapnya secara serius. “Ada asteroid dengan nama kita terpancang di sana yang akan menghantam kita,” kata Cox, 46 tahun, kepada  MailOnline .  Kenyataannya, bumi yang nyaris kiamat itu hampir terjadi beberapa bulan lalu. “Kita tidak melihatnya,” ujar Cox. “Kita melihat jalan keluarnya, tapi jika kita meleset sedikit saja, asteroid itu akan melenyapkan kita. Hal-hal seperti ini bisa saja terjadi.” Baru-baru ini, pada Maret lalu, diketahui ada sebuah asteroid yang dinamakan 2014 EC berjarak sekitar 61.637 kilometer dari bumi, atau sekitar seperenam jarak antara bulan dan bumi. Dan itu bukan satu-satunya asteroi...

Gerak Bumi Melambat, Dulu Sehari Semalam Cuma 23 Jam

Gambar
Gerak Bumi Melambat, Dulu Sehari Semalam Cuma 23 Jam Selasa, 23 Juni 2015 | 11:05 WIB Japan Meteorological Agency Wajah Bumi dari luar angkasa seperti diambil satelit Himawari 8 milik Jepang. Bumi tampak lebih abu-abu. KOMPAS.com  — Anda berpikir bahwa sehari semalam sepanjang sejarah kehidupan itu selalu sama? Kalau ya, Anda salah. Waktu sehari semalam yang ditentukan berdasarkan waktu yang dibutuhkan untuk Bumi dalam melakukan satu rotasi pada porosnya ternyata bervariasi. Ilmuwan mengetahui variasi itu lewat penelitian puluhan tahun dengan teknik  very-long baseline interferometry  (VLBI). Intinya, ilmuwan mengukur waktu sehari semalam di berbagai lokasi sepanjang waktu, kemudian membandingkannya. 1,7 milidetik per 100 tahun Hasil penelitian panjang dengan VLBI, dipadu dengan riset lain berbasis fosil, mengungkap bahwa rotasi Bumi semakin melambat.  Sebab pelambatan rotasi Bumi adalah gaya  tidal  Bulan. Bulan...

Ilmuwan Amerika: Manusia akan Punah untuk ke-6 Kali

Gambar
Ilmuwan Amerika: Manusia akan Punah untuk ke-6 Kali Banyak spesies di bumi yang menghilang 100 kali lebih cepat. Selasa, 23 Juni 2015 | Oleh :   Siti Sarifah Alia Ilustrasi asteroid hantam bumi  (The Sidney Morning Herald) VIVA.co.id   - Para ilmuwan percaya manusia sedang memasuki masa kepunahan massal. Kepunahan ini terjadi untuk keenam kalinya sejak bumi tercipta. Sekelompok tim ilmuwan asal Amerika mengklaim jika studi yang mereka lakukan telah menunjukkan proses kepunahan itu tanpa keraguan. Studi tersebut menunjukkan banyak spesies di bumi yang menghilang 100 kali lebih cepat dari biasanya.   Cepatnya spesies-spesies ini punah akan berakibat pada ancaman dan bencana terhadap eksistensi kehidupan manusia. Ekosistem pun akan rusak. Seperti terganggunya panen karena tak ada lagi serbuk dari serangga atau pemurnian air di lahan basar yang juga bisa beresiko. "Pada tingkat kehilangan spesies, manusia akan kehilangan banyak manfaat keanekaragaman hayat...

Heboh Kiamat September Tahun Ini, NASA Ungkap Faktanya

Gambar
Heboh Kiamat September Tahun Ini, NASA Ungkap Faktanya   SELASA, 09 JUNI 2015 | 07:43 WIB Asteroid. dailymail.co.uk TEMPO.CO ,  Jenewa  - Teori konspirasi yang memprediksi sebuah peristiwa dahsyat yang berkaitan dengan iklim akan terjadi dalam waktu tiga bulan. Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar 22-28 September 2015. Salah satu bentuknya, asteroid yang menghantam Bumi.  Juru bicara Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) menyangkal adanya asteroid yang menghajar Bumi. Juru bicara yang tidak disebutkan namanya itu berujar deteksi keberadaan asteroid menjadi prioritas utama NASA. "Kemungkinan tabrakan kecil, NASA tak mendeteksi adanya asteroid atau komet di jalur yang akan bertabrakan dengan Bumi," katanya seperti dilansir Mirror, Senin, 8 Juni 2015. Juru bicara itu mengatakan hampir semua asteroid akan hancur sebelum menyentuh bumi karena adanya suhu ekstrem akibat gesekan atmosfer. "Bahkan, kami menjamin tidak ada obye...

Terungkap Bahwa Bumi Pernah Kiamat Enam Kali

Gambar
Banyak kita dengar kata-kata “kiamat sudah dekat”, tapi terungkap, bahwa bumi pernah kiamat enam kali dan yang dipahami oleh manusia setelah adanya penelitian. Kematian massal lima kali telah dialami oleh bumi kita tercinta selama 450 juta tahun ini dan kematian itu disebut juga sebagai “kiamat.” Seorang ilmuwan juga menyatakan dalam sebuah publikasi di Geological Society of American Bulletin tentang adanya kejadian Capitanian 262 juta tahun yang lalu dan ini merupakan kematian massal. Namun, apa lagi yang bisa membuktikan bahwa bumi tempat kita berpijak ini telah mengalami “kiamat” sesering itu? Terungkap, Bahwa Bumi Pernah Kiamat Enam Kali, Apa Buktinya? Sebuah penelitian telah dilakukan oleh David Bond dari University of Hull dan tentu ia tidak sendirian, ada tim yang membantunya untuk melakukan riset ilmiah ini yang tepatnya di Spitsbergen. Spitsbergen sendiri adalah sebuah pulau yang dari pulau utama Norwegia yang memiliki jarak 890 kilometer. Dari tempat inilah ...

Penemuan Piramida di Mars Munculkan Perdebatan

Gambar
Curiousty Rover mengambil gambar penampakan Piramida di Planet Mars (Dok. NASA) Jakarta ,  CNN Indonesia   -- Semakin banyak temuan menarik di Planet Mars. Informasi terbaru menyebutkan robot penjelajah Curiousity Rover berhasil mencitrakan gambar kondisi terkini dari planet merah tersebut. Foto yang dikirimkan ke Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) ini cukup mengejutkan. Sebab, di gambar tersebut robot penjelajah ini mengangkap gambar dari bentuk Piramida yang tampak sempurna di salah satu dataran di Mars. Bagi orang yang percaya pada kehidupan lain ini bisa menjadi alat bukti teori konspirasi peradaban alien. Dikutip dari Mirror, Rabu (24/6) Piramida yang terekam oleh Curiousity Rover ini dianggap mempunyai ukuran sebesar mobil, dan kebanyakan orang percaya itu tidak lebih dari sebuah formasi batuan semata. Namun, saluran YouTube bernama ParanormalCrucible yang menayangkan video soal piramida di Mars ini bersikeras bahwa desain piramida ini terlalu ...